Jumat, 17 Juli 2009

Akhirnya Saya Bisa !

Setiap melewati rumah itu ada sedikit ketakutan yang kurasakan. Mungkin inilah yang disebut dengan Paranoid, takut akan sesuatu. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan rumah itu. Tidak ada desas-desus yang mengatakan kalau rumah itu berhantu. Tahu tidak kenapa ? Di rumah itu ada anjing peliharaan yang pernah menggonggongku. Sejak saat itu saya selalu was-was setiap melintas di depan rumah itu. Apalagi kalau pagar besinya terbuka. Saya membayangkan si anjing tiba-tiba keluar dan langsung menggigitku. Begitulah sifatku dan juga mungkin sebagian orang. Selalu membayangkan hal buruk yang belum tentu akan menimpa kita. Padahal tidak baik ya seperti itu.

Kembali ke soal anjing. Hingga suatu pagi saat akan berangkat ke kantor. Kebetulan kosanku tidak terletak di pinggir jalan raya. Jadi harus berjalan dulu keluar. Pagi itu banyak anak SD yang berjalan kaki menuju sekolahnya. Di depanku ada seorang anak laki-laki. Ia melintas di depan seekor anjing yang sedang nongkrong, tapi bukan anjing yang pernah menggonggongku itu. Jarak si anak dengan anjing sangat dekat, sehingga membuatku lagi-lagi membayangkan yang tidak-tidak. Khayalan tingkat tinggiku membayangkan taring si anjing sudah menancap di betis kecil sang bocah :). Dan sekali lagi khayalanku tidak terjadi. Anak itu “selamat”.

Sekarang giliranku yang melintas di depan anjing itu. Anak sekecil itu saja bisa, masa saya tidak ? Pikirku. Orang-orang bilang, biar tidak digonggong anjing triknya adalah santai saja. Jangan panik. Persis seperti anak tadi. Dan … dengan tenang saya berjalan mendekat, terus mendekat, hingga tepat di depan si anjing. Anjing itu diam saja. Perlahan langkahku menjauh, menjauh, dan terus menjauh. Hingga akhirnya saya “lolos”. Yess !! Teriakku dalam hati. Akhirnya saya bisa !

Tunggu sampai saya bertemu anjing coklat yang pernah menggonggongku dulu. Akan kubuktikan kalau saya sudah tidak takut lagi. Hahaha berlebihan sekali ya saya :). Anjingnya tenang-tenang saja. Memikirkan saya juga tidak. Kenapa jadi saya yang repot begini ? Paling tidak saya sudah berhasil mengatasi suatu ketakutan yang kumiliki sejak kecil.

5 komentar:

Elsa mengatakan...

ehehehee...
aku juga takut sama anjing.

sampe sekarang.

DEDI DWITAGAMA mengatakan...

nice blog ... ttg program utk gr, mungkin salah satuna ... workshop pemanfaatan blog utk pembelajaran; selama dua atau 3 hari guru membuat blog utk interaksi dg siswa, bahan2 yg akan dimuat di blog telah dipersiapkan lebih dulu di sekolah dlm bentuk soft copy ... yg agak simpel misalnya belajar membat slide dg benar ... yg agak berat workshop moodle utk penerapan e learning, thx dah berkunjung dan komentar

Arfi mengatakan...

hehehe... takut sama anjing ya... sebenarnya aku juga sih, cuma diberaniin aja... ingat waktu kecil dulu dikejat angsa waktu mau berangkat ngaji sore...:-D

Hana Mugiasih mengatakan...

Pengalaman dikejar angsa saya belum pernah. Tapi kalau induk ayam yang lagi mengeram pernah. Hanya perasaannya tidak setakut kalo dikejar anjing. AYam kan tidak menggigit, dan tidak najis :D

maii drealromanizta mengatakan...

waduh sama !! aku juga mengalami ketakutan melewati sebuah rumah karena di rumah itu ada anjing yang pernah menggangguku ..

Posting Komentar